Beside exsis dari pertengahan tahun 1997, berdiri di kota Bandung Indonesia, lahir di tengah-tengah komunitas yang cukup ternama di Indonesia “HOMELESS CREW”. Sebuah band project pada asalnya dengan memainkan musik-musik hardcore pada zamannya dari mulai Rykers, Strife, Earth crsis dll. Berganti-ganti personel adalah menjadi suatu kebiasaan, bahkan di akhir tahun 2007 beside masih berganti personel.
Fattah, salah satu gitaris beside yang terakhir harus resign! Di karnakan kesibukan kerja yang sangat padat. Ichad Heaven fall adalah orang yang kami pilih untuk menutup kosongnya formasi, dan karna seringnya kita berganti pesonel, maka beside banyak bertemu orang-orang baru yang mempunyai selera musik yang beragam dari mulai Inflames, Soilwork, Dragon force, Slayer, Malevolent creations,Kataklysm dll. Yang pada akhirnya memberi warna baru bagi musik beside. Metal mungkin konsep yang lebih cocok untuk beside pada sekarang ini.
10 tahun memang bukan waktu yang sebentar untuk menyelesaikan satu album, karna seringnya berganti ganti personel, kesibukan yang menyita waktu, konsep musik yang masih belum jelas menjadi factor utama dalam keterlambatan kami.
Dengan formasi saat ini yang solid Owank voc,Akew Guitar, Paneu Bass, Chad Guitar, Baby Drum, akhirnya beside bisa menyelesaikan album pertama kami yang di beri nama AGAINST OURSELVES, yang di rilis di akhir tahun 2007 oleh parapatan rebels & absolute records.
Minggu, 06 Februari 2011
Sabtu, 05 Februari 2011

Marsala (lead vocal), Ryan Philips (gitar), Philip Sneed (gitar), Adam Russel (bass), dan Josh Wills hanya mendapat panggung kecil pada Van Warped Tour, Juli 2002 di Peoria Sports Complex, Phoenix Arizona. Maklum saja, belum banyak orang yang kenal dengan band yang satu ini.
Tapi dua tahun berselang pada panggung yang sama, tepatnya Juli 2004 mereka tak lagi dianggap remeh. Bahkan panggung utama rela disediakan panitia. Aksi mereka yang gila bak cacing kepanasan membuat penonton merangsek dan berdesak-desakan kedepan panggung menikmati konser. Dan Marsala, sang vokalis pun pintar memanfaatkan situasi. Ia tak hanya pintar menjadi komandan kawan-kawannya, penonton pun dibuat puas dengan aksi panggung mereka yang benar-benar “hidup”.
Ya, mereka adalah lima pemuda asal St. Louis, Arizona yang tergabung dalam sebuah band Story Of The Year. Band yang terbentuk pada tahun 1996 ini awalnya bernama Big Blue Monkey. Namun, karena sudah ada terlebih dahulu band beraliran blues yang memakai nama Blue Monkey, akhirnya nama tersebut diganti menjadi Story Of The Year.
Sebagai salah satu band penganut aliran emo, Story of The Year tak luput dari lirik-lirik yang suram, sedih, penuh kemarahan namun memiliki makna yang dalam. Kesedihan, rasa sakit, dan kemarahan inilah yang lalu dilampiaskan mereka saat beraksi dipanggung. Hasilnya, aksi yang “gila”. Lihat saja bagaimana mereka meloncat-loncat di panggung, berteriak-teriak, atau bahkan meloncat ke arah penonton dan melakukan moshing.
Awalnya Story Of The Year mencoba merekam demo lagu mereka sendiri. Hasilnya, tiga album demo (EP) mampu mereka ciptakan. Namun sayang, saat mereka akan mencoba membuat album format penuh pertama, gitaris mereka sebelumnya, Greg Haupt memutuskan untuk keluar dari band. Akhirnya formasi sekaranglah yang terus dipertahankan oleh mereka.
Berkat perjuangan dan pengorbanan mereka, akhirnya album pertama “Page Avenue” berhasil mereka rilis pada September 2003. Berkat single pertama “Until The Day I Die” mereka mampu memuncaki tangga lagu pada radio KROQ sepanjang Juli hingga Agustus 2003 dan album ini terjual jutaan keping di seluruh dunia.
Lalu berlanjut dengan single kedua “Anthem Of Our Dying Day” yang video klipnya dibuat oleh Mr. Hahn, personil Linkin Park. Bahkan single ketiga mereka “And The Hero Will Drown” dipercaya mengisi soundtrack game “Need for Speed : Underground 6” dalam berbagai format.
Kesuksesan inilah yang membuat Linkin Park mengajak mereka turut serta dalam Meteora World Tour 2004 bersama Hoobastank dan POD. Bahkan pada tahun yang sama Story Of The Year juga tampil di panggung Vans Warped Tour, Wake Up Screaming dan KROQ’s Wennie Roast.
Aksi Brutal
Namun kesuksesan ini sempat tercoreng akibat kasus perkelahian yang melibatkan personil Story Of The Year dengan beberapa roadies atau kru Godsmack, sebuah band beraliran nu-metal dan modern rock. Menurut laporan yang disiarkan MTV News pada Mei 2004 perkelahian tersebut, seperti yang dituturkan sang gitaris, Ryan Philips, bermula akibat personil Godsmack yang kecewa dengan aksi panggung Story Of The Years. Kasus ini pun langsung ditangani Noblesville Police Department. Untung saja tidak ada yang ditahan akibat perkelahian tersebut. Perkelahian ini bahkan dianggap angin lalu saja oleh para personil Story Of The Years. Dengan entengnya mereka mengatakan, “Mungkin Godsmack salah paham, sebenarnya kita hanya ingin mengajak mereka membeli es krim bersama saja”.
Kegilaan mereka ternyata bukan hanya dipanggung saja, saat di dalam studio pun mereka selalu bertingkah “diluar kewajaran”. Ini terbukti saat mereka mulai mengerjakan album kedua setelah beristirahat dari tur panjang selama tahun 2004. Sebagian besar persiapan album tersebut dilakukan di rumah sang gitaris, Ryan Phillips yang juga menjadi studio latihan. Untuk album kedua mereka bekerjasama dengan Steve Evetts yang juga pernah menggarap album milik Hatebreed dan Snapcase.
Saat itu pengerjaan album sudah memasuki tahap tracking sessions untuk drum. Pada sesi terakhir, seluruh personil termasuk Steve Evetts masuk kedalam studio dan “menyanyi” bersama. “Saat itu sungguh luarbiasa, kami beraksi seperti sedang konser. Kami semua meloncat-loncat dan berteriak-teriak sangat keras” kata Dan Marsala sang vokalis.
Aksi gila ini baru berakhir saat sesi drum telah lengkap dan diakhiri dengan kejadian yang membuat semua yang ada di studio kaget dan berteriak histeris. Pada take terakhir untuk lagu penutup, Josh Wills sang drummer tiba-tiba menusuk drum miliknya dengan stickdrum, kemudian membanting seluruh set drum tersebut. “Kami sedang on fire saat itu” kata Adam Russels sang bassist.
Beberapa minggu setelah kejadian tersebut, akhirnya Story Of The Year meluncurkan album kedua mereka “In The Wake Of Determination” pada 11 Oktober 2005. Dengan mengandalkan single pertama “We Don’t Care Anymore” album itu hanya terjual 150 ribu keeping sampai 5 Maret 2006 sehingga gagal mendapatkan penghargaan emas dari situs RIAA. Namun mereka mampu memperoleh penghargaan emas dari RIAA berkat CD/DVD Live in Lou/Bassasins yang terjual lebih dari 50 ribu keping. Dan pada Mei 2006 Story Of The Year sukses menggelar tur keliling Australia dengan dukungan band Emery dan Flogging Molly. Dengan album keduanya, Story Of The Year mendedikasikan kesuksesan yang diraih mereka pada beberapa tahun sebelumnya. Perjuangan dan kerja keras mereka menaklukan dunia musik tertuang dalam lagu “Five Against The Words”. “Kami akan selalu ingat apa yang telah kami lakukan selama ini. Kita sangat senang kemana pun kita pergi. Kita tak pernah mengira akan jadi seperti ini sebelumnya. Ini sungguh pengalaman yang luar biasa” kata Dan Marsala sang vokalis. Salah satu lagu yang paling keras pada album kedua ini adalah “Jarhead”. Tempo yang cepat dan sentuhan nuansa hardcore memenuhi lagu ini sehingga seolah-olah lagu ini memang diciptakan untuk membuat keributan. Di tahun 2007 ini, Story Of The Year kembali masuk studio untuk menggarap album ketiga mereka. Diperkirakan album tersebut selesai dan dirilis pada musim panas pertengahan tahun ini. Belum ada kepastian siapa produser yang akan bekerjasama dalam penggarapan album tersebut. Namun saat ini mereka sedang mempersiapkan beberapa materi termasuk untuk DVD seperti sebelumnya. Kita tunggu saja karya yang dihasilkan dari band yang menjadi referensi musik remaja sekarang ini. Di Indonesia, gaung Story Of The Year sudah menyebar sejak album pertama mereka. Maka tak heran jika musik bahkan penampilan mereka baik di panggung maupun diluar panggung sudah menjadi inspirasi band-band anak muda saat ini. Ya, Story Of The Year memang bukan story (cerita) kemarin sore. Bahkan bisa dikatakan mereka bukan hanya story of the year (cerita tahun ini) tapi merupakan story of a lifetime (cerita abadi selamanya).

Setelah sukses dengan album Selft-titled yang dirilis 30 Oktober 2007, Avenged Sevenfold (A7x) tidak lantas membuat grup metalcore itu bersantai, saat ini band asal California, Amerika Serikat, sedang terlibat dalam proyek album kompilasi yang diprakarsai oleh Warner Bros. Album yang rencananya diberi judul A Revolution in Sound itu berisi 11 tembang klasik yang dinyanyikan ulang oleh musisi-musisi dunia dari berbagai aliran musik.
Avenged Sevenfold Band Pic and wallpaper
A7x sendiri kebagian membawakan lagu legendaris milik Black Sabbath, berjudul Paranoid, awalnya ketika memulai proyek itu, Avenged Sevenfold ingin menyanyikan lagu band rock era 80-an, Mr Bungle, yang berjudul Strubb (A Dub). Namun, Warner Bros menyodorkan lebih dahulu daftar lagu-lagu yang bisa dinyanyikan.
M.Shadows dkk mengaku sempat kesusahan memilih lagu yang tepat. Terutama memilih beberapa lagu yang ada di daftar Warner Bros. Pemilihan itu cukup sulit. Sebab, ada tenggat waktu yang harus dipenuhi. Namun, akhirnya pilihan jatuh pada track Paranoid. A7x mengaku bangga bisa menyanyikan lagu Black Sabbath. mereka bisa merasakan spirit yang luar biasa saat menyanyikan Paranoid
Kali kedua konser Avenged Sevenfold di Indonesia masih
padat dipenuhi para fans yang rata-rata masih belia alias ABG. Mereka rela antri sedari jam 16.00 WIB sore, padahal konser yang dipromotori Java Musikindo bekerja sama dengan LA Light Music ini baru akan berlangsung pukul 20.00 WIB di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Rabu (22/10).
Jibriel, band Indonesia yang digawangi Ozzy (vokal), Nara (gitar), Zaindra (gitar), Namora (bass) dan Fahri Albar (drum), yang merupakan anak musisi senior Ahmad Albar menjadi band pembuka dengan membawakan sekitar 6 lagu di album mereka, seperti: Di Akhir Waktu, Dendam, Bayang, Takkan Kulupakan, Selalu Untuk Selamanya, dan Raih. Sekaligus pemanas suasana untuk masuk pada konser puncak, penonton yang sudah tidak sabar terus berteriak "Sevenfold...Sevenfold" memanggil band yang mereka tunggu sedari sore hari dengan menggenggam tiket masuk seharga Rp325.000.
Sekitar pukul 21.00 WIB barulah Avenged Sevenfold, band asal Amerika yang terdiri dari M. Shadows (vokal), Synyster Gates (lead guitar), Zacky Vengeance (gitar), Johnny Christ (bass), dan The Reverend (drum) memecah kerinduan para fansnya di tanah air dengan mengumandangkan lagu-lagu dari dua album yang telah mereka rilis.
Dibuka dengan Critical Acclaim, dan disusul Afterlife, Beast and the Harlot, Scream, dan Seize the Day. Setelah Unholly Confession mereka menurunkan tempo, untuk kemudian menggebrak kembali lewat tembang macam Bat Country, Gunslinger, Almost Easy, dan A Little Piece of Heaven menjadi tembang penutup yang manis di Rabu malam kemarin.
(HOT NEWS)
Mungkin rasanya berlebihan jika Avenged Sevenfold adalah salah satu band paling digemari sedunia saat ini ( Most Favorite Rock Band ) tak terkecuali di Indonesia, tapi itu nyata. Jika Anda kurang tahu beritanya, ya maklum saja jarang sekali ada acara mengenai musik barat di TV manapun di Indonesia, betul ga........?
Untuk itu info tentang band Avenged Sevenfold yang sebelumnya pernah dibuat di Info A7X dan telah di revisi lebih Update dan komplit dengan berbagai info disertai full download free ( gratis ) dari album yang pertama sampai yang terbaru sampai saat ini. Oke lah.... dari pada kebanyakan ngoceh sana sini, lebih baik langsung saja tak kasih informasinya.
Avenged Sevenfold, dalam bahasa indonesia artinya pembalasan dendam tujuh kali lipat, kenapa begitu???
Kalau ga tau, sama... saya juga ga tau, ihiks. Tapi yang pasti Avenged Sevenfold keren banget, mulai dari penampilan personelnya yang garang, gede, tatoan, kayak preman pasar, eh bukan pasar, mall aja, hidupnya kan dikota?! Selain itu mereka punya genre yang banyak, mulai dari rock, hardcore, metal, bahkan sampai membuat versi alternatif yang ada di album terahir mereka Diamond in The Rough di tahun 2008, tak lupa juga meraka membuat lagu yang terbilang kalem, seperti Warmness on the Soul, I won't see you toningh, Dear God, dan yang single pertama di album terbaru Untill The End.
Nha, mengenai salah satu lagu tersebut yaitu Dear God, ada sebagian penggemar yang menyayangkan kalau kenapa ya Avenged Sevenfold kok membuat lagu kalem begitu, padahal mereka punya genre yang metalcore abiz... tapi yang terjadi malah sebaliknya, lagu tersebut malah membuat nama mereka menjadi lebih terkenal di dunia, termasuk indonesia, benar kan? Mulai dari penikmat musik seperti musik rock, alternatif, pop, cowo atau cewe, bahkan orang yang tidak sengaja dengerin lagu ini, kebanyakan banyak yang suka. Ibarat peribahasa "mati satu tumbuh seribu", kini penggemar band tersebut banyak sekali.
Tapi memang benar lagu ini sangat enak dinikmati dan menyentuh sekali, apa lagi kalu di puter saat pikiran lelah, senang, sedih, atau apapun itu. Saat lagu ini lagi booming banyak sekali radio-radio di indonesia yang muterin lagi ini, bahkan sempat menjadi top request selama berminggu-minggu.
kalau mau donlot, urlnya = http://www.youtube.com/wat
Caranya udah tau kan? kalo yang belum nih Tips Download Youtube Video
Banyak pengamat musik yang berpendapat bahwa Vokalis A7X M. Shadows adalah salah satu penyebab bergantinya aliran metalcore menjadi sedikit pop-rock. Penilaian tersebut didasarkan setelah ia mengalami patah pada tenggorokanya yang menyebabkan pita suaranya terganggu sehingga ia menjalani operasi. Namum Vokalis yang bernama asli Matt Sanders menolak dengan tegas pendapat orang-orang tadi, kemuadian ia berkata "Semua lagu yang kami ciptakan adalah rencana sejak awal berdirinya band kami, saya terinspirasi oleh Guns n' Roses. Jadi mengenai operasi yang sempat hampir menghilangkan suaraku itu adalah bukan alasan yang tepat!" tegasnya.
Itu sedikit cerita saja dari saya, dan berikut ini adalah biografi Avenged sevenfold yang sebagian sumber dimuat dari wikipedia.
Avenged Sevenfold (juga dikenal sebagai A7X), adalah band beraliran rock yang berasal dari Huntington Beach, California.
Biografi
Terbentuknya Avenged Sevenfold
Avenged Sevenfold terbentuk pada tahun 1999 di Orange County, California. Band tersebut pertama kali dibangun oleh M Shadows dan Zacky Vengeance dan diikuti oleh The Rev. dan Matt Wendt. Kemudian diikuti oleh Synyter gates dan Johny Christ yang bersaing dengan Justin Sane. Dan akhirnya 2 orang ( Matt Wendt dan Justin Sane ) keluar sebagai anggota disihkan oleh Johny Crist. Album pertama mereka, Sounding the Seventh Trumpet direkam ketika mereka masih berumur 18 tahun. Album ini dirilis dengan label Good Life Recordings, tetapi setelah gitaris Synyster Gates masuk Avenged Sevenfold, album ini dirilis ulang dengan label Hopeless Records. Lagu "To End The Rapture" juga direkam ulang, kali ini ditambahkan dengan permainan gitar Synyster Gates.
City of Evil (2005-2007)
Tahun 2005, Amerika Serikat tengah jenuh dengan musik hip-hop dan pop yang merajalela, lalu Avenged Sevenfold merilis album mereka City of Evil tepatnya pada tanggal 8 Juni, 2005. Hits single Bat Country merupakan lagu metal/rock pertama yang merajai MTV TRL. Mereka mempopulerkan kembali solo gitar dengan duet gitaris Synyster Gates dan Zacky Vengeance yang benar-benar memanaskan area moshpit. Album tersebut mendapat sertifikat gold dan memenangkan predikat Best New Artist in a Video di MTV VMA 2006 untuk lagu Bat Country.
Tahun 2007, mereka kembali masuk studio untuk merekam lagu terbaru mereka untuk studio album ke-5 mereka. Awal Agustus 2007, mereka menjalani tur Asia Pasifik mereka, dan sempat mampir di Indonesia dan memainkan lagu mereka pertama kali di depan publik. Lagu yang berjudul Almost Easy tersebut mendapat sambutan hangat dari penggemar di seluruh dunia. Ketika itu band punk Jogjakarta Endang Soekamti didaulat menjadi band pembuka.
Tahun 2008, mereka berpartisipasi sebagai headliners di tour Taste of Chaos bersama dengan Bullet for My Valentine, Atreyu, Blessthefall dan Idiot Pilot. Ketika tour, mereka merekam sebuah DVD yang mengandung 6 lagu baru mereka.
Dalam tournya, Avenged Sevenfold juga sudah manggung untuk yang kedua kalinya di Indonesia Oktober 2008 lalu masih dengan event organizer yang sama yakni Java Musikindo seperti 1 tahun sebelumnya.
Dan di awal tahun 2009, mereka menggelar konser bersama tiga grup band ternama antara lain Buckberry, Papa Roach, dan Saving Abel.
Discography
* Sounding the Seventh Trumpet (2001)
* Waking the Fallen (2003)
* City of Evil (2005)
* Avenged Sevenfold (2007)
* Live in the LBC & Diamonds in the Rough (2008)
Anggota saat ini
* M. Shadows - vokal
* Synyster Gates - gitar melodi, piano, vokal
* Zacky Vengeance - gitar ritmik, vokal
* Johnny Christ - bass, vokal
* The Rev - drum, perkusi, vokal, piano
Mantan Anggota
* Justin Sane - Bass
* Dameon Ash - Bass* Matt Wendt - Bass
Ciri khas
Mereka cenderung memainkan nuansa agresif pada vokal, gitar, dan drum (bass tetap statis). Dengan sentuhan yang dinamis, mau keras atau lambat, mereka tetap menggunakan harmonisasi yang luar biasa dan komposisi yang teratur. Sebut saja lagu-lagu yang sedikit melow, seperti Seize The Day dan Dear God, gitarnya tetap di drop Dm seperti halnya metal-metal kebanyakan. Kemudian, ciri khasnya selain komposisi dan drop, Syn memasukkan nuansa sweep picking (arpeggio) di hampir semua lagunya. Keindahan sweep picking yang dipadukan dengan kromatik, slide, dan teknik-teknik lainnya bisa kita dengar di lagu The Wicked End. Kemudian selain itu, tidak lupa juga sentuhan akustik yang membawa suasana seperti di Hawaii, bisa kita dengar di lagu Sidewinder. Tapi, satu lagi ciri khas yang tidak pernah lepas dari mereka, menduetkan gitar Syn dan Zacky, memakai double bass dengan tempo yang beberapa kali lipat beat-nya dari biasanya.
Genre
Secara umum, Avenged Sevenfold diklasifikasikan sebagai band penting dan berpengaruh dalam era New Wave of American Heavy Metal (NWOAHM) . Merekai mempunyai banyak genre , termasuk sebagai genre crossover, yaitu sering meninggalkan konsep genre sekaligus (terutama dalam album mereka yang paling baru). Sebagai contoh, Avenged Sevenfold's debut Sounding of Seventh Trumpet yang terdiri dari hampir seluruhnya Metalcore, namun terdiri dari beberapa penyimpangan yang ada di genre ini, terutama dalam "Streets" yang menggunakan gaya punk, dan "Warmness on the Soul," yang diiringi dengan piano, dan dapat dianggap soft rock. Pada Waking The Fallen, band ditampilkan jauh lebih halus dan fasih. Di City of Evil, band ini telah memilih untuk meninggalkan genre Metalcore, berkembang yang lebih punk metal / pemaduan gaya, yang tidak beda jauh dengan band seperti Bullet for My Valentine dan Trivium. Selain itu, permainan drum di album baru cenderung lebih alternatif-metal yang dipengaruhi gaya, mirip dengan Slipknot. Avenged Sevenfold's self-titled album, sekali lagi, terdiri dari beberapa penyimpangan yang kurang konsisten dan gaya genre dari album utama hard rock dan heavy metal lagu, terutama dalam "Dear God", yang mengadopsi musik Countri, dan "A Little Piece of Heaven ", yang meliputi elemen Broadway Show Tunes, terutama dengan menggunakan instrumen bass dan gesekan orkestra untuk mengambil alih sebagian besar peran lead dan ritme gitar. Band berubah ekstrim sejak album pertama, yang merupakan ciri sebagai band dengan hard-screams, growls, dan lirik yang bisa diharapkan dari genre Metalcore, untuk menjadi lebih dari sebuah perpaduan antara punk rock, hard rock, dan heavy metal. Dan album Diamond in The Rough mempunya genre tidak berbeda jauh juga dengan album self-title mereka.

System of a Down (kadang hanya disebut SOAD atau Sistem) adalah pemenang Grammy Award Armenia-band rock Amerika dari Glendale, California, yang dibentuk pada tahun 1994. System of a Down terdiri dari Serj Tankian (vokal, keyboard dan irama gitar), Daron Malakian (vokal dan lead guitar), Shavo Odadjian (bass), John Dolmayan (drum).
Band ini merilis lima studio album dan telah terjual lebih dari 20 juta album di seluruh dunia [1]. Mereka telah dinominasikan untuk empat Grammy Awards, yang mereka telah memenangkan satu pada tahun 2006 untuk Best Hard Rock Performance. Kelompok masuk pada hiatus terbatas 13 Agustus 2006.
Tanah (1992-1994)
Daron Malakian bertemu dengan Serj Tankian pada tahun 1992, sementara mereka berdua sama-sama di studio latihan band yang berbeda. Mereka membentuk band bernama Tanah selai (Serj pada vokal / keyboard dan Daron pada gitar; tidak menjadi bingung dengan band Chicago Tanah) dengan Domingo Laranio (drum) dan Dave Hakopyan (bass). [Rujukan?] Sekitar waktu ini, mereka juga bertemu Shavo Odadjian. Setelah sekitar satu tahun, dengan satu sesi selai seharusnya rekaman dan satu live show, Dave dan Domingo kiri, berpikir band ini tidak ke mana-mana (Hakopyan yang kemudian ditemukan rekan-band yang The Apex Theory, pada tahun 2007, berganti nama menjadi mt. Helium). [rujukan?]
[sunting] Pada awalnya (1994-1997)
Band ini kemudian bubar dan Malakian Tankian dan membentuk band baru "System of a Down," mengadaptasi nama dari Daron menulis sebuah puisi berjudul "Korban Down". [2] Shavo Odadjian berpikir bahwa kata Sistem yang lebih menarik audiens yang lebih luas daripada "Korban," dan mereka ingin album mereka untuk disimpan di dekat band Slayer. [2] Odadjian adalah band asli manajer dan promotor, tapi bergabung sebagai bassis, dan tugas-tugas manajerial diambil alih oleh Velvet Hammer Music dan Management Group dan pendiri David "Beno" Benveniste.
System of a Down cepat melakukan apa yang dikenal sebagai Untitled awal 1995 Demo Tape, yang sangat awal rekaman "Mr Jack" (disebut "BABI"), bersama dengan sebuah lagu yang berjudul "Flake," dan pencatatan awal " The Metro, "sebuah cover dari lagu Berlin dengan nama yang sama. Ini adalah desas-desus bahwa ada kaset lain yang dibuat, yang berisi rekaman awal "Friik," "36" (disebut ",36"), dan "Roulette." [Rujukan?] Setelah ini, band ini merekam tiga demo publik, yang telah berjumlah sebagai Demo Tape 1 hingga 3, sebagai awal tahun 1995 demo itu tidak ditemukan sampai lama kemudian. Banyak dari lagu-lagu yang ditampilkan di demo pada akhirnya akan membuat perjalanan mereka ke band's debut album. Pada pertengahan 1997, Khachaturian meninggalkan band karena cedera tangan (ia kemudian ikut mendirikan The Apex Theory, yang termasuk mantan bassis Dave Tanah Hakopyan). Segera setelah bermain di Whisky-A-Go-Go dan Viper Room dengan drummer baru John Dolmayan, band ini menarik perhatian produser Rick Rubin, yang meminta mereka untuk tetap berhubungan dengan dia. Menunjukkan minat besar, mereka merekam demo lagi di dekat akhir tahun itu. Demo ini Namun, hanya dibuat untuk dikirim ke perusahaan rekaman. Rekaman itu tidak dirilis ke publik sampai bertahun-tahun kemudian ketika itu bocor ke Internet. Setelah Rick membantu mereka masuk ke Amerika / Columbia Records, System of a Down mulai merekam di studio. Pada tahun 1997, kelompok memenangkan penghargaan Best Band Diisi dari Rock City Awards. [3]
[sunting] Debut album (1998-2000)
Shavo Odadjian
Pada musim panas 1998 (Juni 1998), System of a Down merilis album debut mereka, System of a Down. Mereka menikmati kesuksesan moderat dengan single pertama mereka "Gula" menjadi radio favorit, diikuti oleh tunggal "Laba-laba." Setelah merilis album, band tur secara ekstensif, pembuka untuk Slayer dan Metallica sebelum membuat perjalanan ke tahap kedua Ozzfest. Setelah Ozzfest, mereka tur dengan Fear Factory dan Incubus sebelum headlining yang SNO-Core Tour dengan Puya, Mr Bungle, The Cat dan Incubus memberikan dukungan. Pada tahun 2000, band menyumbang sampul mereka Black Sabbath lagu "Snowblind" ke Black Sabbath tribute album Nativity in Black 2.
[sunting] Mezmerize dan Hipnotis (2004-2006)
Serj Tankian
Dari 2004 ke 2005, kelompok menghasilkan album ganda, dengan dua bagian terpisah yang dirilis enam bulan. Album pertama, Mezmerize, dirilis pada 17 Mei 2005, untuk menguntungkan tinjauan oleh para kritikus. Ini debut di # 1 di Amerika Serikat, Kanada, Australia dan di seluruh dunia, sehingga System of a Down kedua # 1 album. Minggu pertama penjualan meroket hingga lebih dari 800.000 kopi di seluruh dunia [rujukan?]. Para pemenang Grammy Award tunggal "BYOB", yang mempertanyakan integritas merekrut militer di Amerika, bekerja dengan cara naik Billboard Modern Rock dan Mainstream Rock chart. Tunggal berikutnya, "Question!" dirilis dengan co-Shavo Odadjian mengarahkan video musik. Setelah pelepasan Mezmerize, band melakukan tur secara luas di seluruh Amerika Serikat dan Kanada dengan The Mars Volta dan Bad Acid Trip mendukung.
Bagian kedua dari album ganda, Hipnotis, dirilis pada 22 November 2005. Seperti Mezmerize, itu debut di # 1 di AS, membuat System of a Down, bersama dengan The Beatles, Guns 'N Roses, dan rapper 2Pac dan DMX, satu-satunya seniman yang pernah memiliki dua studio album debut di # 1 di tempat yang sama tahun. [4] Pada Februari 2006, System of a Down memenangkan Grammy untuk Best Hard Rock Performance untuk "BYOB," memukul didirikan seniman lain seperti Nine Inch Nails dan Robert Plant. Tunggal kedua mereka dari album Hypnotize, "Lonely Day" dirilis pada bulan Maret di Amerika Serikat. System of a Down dirilis "Kill Rock 'N Roll" dan "sekitar Penghinaan" sebagai single promo berikutnya. Band berjudul Ozzfest 2006 di kota-kota tempat pendiri tur Ozzy Osbourne memilih untuk tidak muncul atau tidak bermain di panggung utama.
System of a Down lagu yang digunakan dalam Screamers film tahun 2006, disutradarai oleh Carla Garapedian. Mereka muncul dalam film, dalam sebuah wawancara berbicara tentang pentingnya membantu menciptakan kesadaran dan pengakuan terhadap Genosida Armenia. Screamers debutnya di bioskop di pasar kota besar seperti New York City, Detroit, Washington DC, San Francisco, Fresno, Providence, dan Boston. Keterlibatan awal dimulai secara eksklusif di Los Angeles pada tanggal 8 Desember 2006. Juga, "Lonely Day" muncul di soundtrack untuk film Disturbia tahun 2006.
System of a Down merasa terhormat di USC v. Cal permainan di Los Angeles Coliseum di Los Angeles, California pada 2006. Trojan Marching Band, bersama dengan Dolmayan dan Odadjian, dilakukan tiga System of a Down lagu: "Toxicity", "Gula", dan "Hypnotize". System of a Down lagu "Lonely Day" dinominasikan untuk Best Hard Rock Performance dalam Grammy Awards ke-49 pada 2007, namun kalah untuk "Woman" by Wolfmother.
[sunting] Hiatus dan masa depan band (2006-sekarang)
Bulan Mei 2006, band ini mengumumkan mereka terjadi hiatus. Malakian telah dikonfirmasi istirahat mungkin akan beberapa tahun terakhir, yang ditentukan sebagai Odadjian minimal tiga tahun dalam sebuah wawancara dengan majalah Guitar. Dia mengatakan kepada MTV, "Kami tidak putus. Jika itu terjadi, kami tidak akan melakukan hal ini Ozzfest. Kita akan mengambil istirahat yang sangat panjang setelah Ozzfest dan melakukan hal-hal yang kita sendiri. Kami telah melakukan Sistem selama lebih dari sepuluh tahun, dan saya pikir itu sehat untuk beristirahat. "[5]
Selama kinerja mereka di Houston, Texas, Malakian juga mengambil beberapa saat untuk mengatakan, "Ada banyak desas-desus tentang kami putus. Nah, jangan dengarkan mereka. Kami empat di sini, kami akan selalu System of a Down " Namun, Malakian mengumumkan ia membentuk band bernama Guratan di Broadway, yang diikuti oleh Dolmayan. Mereka debut album berjudul diri sendiri dirilis pada 29 Juli 2008. Odadjian akan bekerja pada sebuah proyek dengan RZA Wu-Tang Clan bernama AcHoZeN juga sebagai urSESSION situs / label rekaman. Tankian berencana untuk tetap rekaman sebagai artis solo / produser. "Empty Walls" adalah single pertama dari debut album solo Rekayasa Mati, yang dirilis pada 23 Oktober 2007. Dolmayan, serta bekerja dengan Scars on Broadway, berencana untuk membuka toko buku komik online dengan November 2007. [6]
System of a Down kinerja terakhir sebelum hiatus mereka terjadi pada 13 Agustus 2006 di West Palm Beach, Florida. "Malam ini akan menjadi acara terakhir kami bermain untuk waktu yang lama bersama-sama," Malakian mengatakan kepada massa selama kinerja terakhir hari Minggu. "Kami akan kembali. Kami tidak tahu kapan." [7]
Odadjian mengatakan Shavo Luncurkan Radio Networks di tahun 2007 yang System of a Down adalah "hidup dan sehat", tapi tidak bekerja bersama-sama. [8]
April 2008 Dalam sebuah wawancara dengan majalah Kerrang, gitaris Daron Malakian dan drummer John Dolmayan memberikan mengambil mereka masa depan band. Ketika dikatakan bahwa banyak orang akan bertanya-tanya apa masa depan band ini, Malakian menanggapi dengan menyatakan bahwa "Kita semua tahu kapan waktu yang tepat." Dolmayan menambahkan, "Itu hanya akan terjadi." Malakian terus berkata:
Yeah. Itu akan merasa nyaman dan bahagia. Aku bisa menghormati situasi ini [System's hiatus] lebih dari saya bisa menghormati situasi di mana dua orang seperti, 'Para penyanyi utama fucked pacar saya! " dan semacam itu omong kosong. Nah, man. Penyanyi utama adalah seseorang yang istimewa untuk saya dan saya kepadanya. Dan itulah bagaimana kita berakhir off. Sama dengan Shavo, sama dengan John. Dan itu akan selalu menjadi. Ini adalah bagian besar dari hidup saya. Kami berada di atas panggung bersama-sama untuk waktu yang lama, laki-laki. Kami pergi melalui kotoran sebagai sebuah band dan teman - kami tidur di RV's bersama-sama!
Dalam wawancara dengan Tankian tentang Big Day Out 2009, sebuah pertunjukan yang melibatkan memainkan album Rekayasa Mati hidup dengan Auckland Philharmonic Orchestra, dan album kedua mendatang. "Setiap beberapa bulan, aku merasa tersanjung mendengar desas-desus yang menarik tentang apakah band akan tur atau putus secara permanen. Aku menemukan mereka semua sangat menghibur."
Pada 31 Oktober 2009, Shavo melemparkan sebuah pesta Halloween di mana tiga dari anggota (Shavo, Daron, dan Yohanes) bermain tiga lagu termasuk "Suite-Pee" (off System of a Down), Scars on Broadway's "Mereka Berkata", dan lagu yang tidak diketahui. Franky Perez dari Scars on Broadway bergabung dengan mereka untuk lagu-lagu ini. [9]
[sunting] Gaya dan pengaruh
Yang gaya dan tingkat berbagai eksperimen [10] dalam System of a Down's musik telah membuatnya menjadi sulit untuk menggambarkan. Meskipun mereka telah berevolusi suara mereka dengan setiap album, System of a Down memiliki, untuk sebagian besar, mempertahankan gaya tunggal seluruh tubuh mereka bekerja. Gaya ini memiliki berbagai alternatif diistilahkan logam, [11] rock alternatif, [12] art rock, [13] [14] eksperimental rock, [15] [16] hard rock, [11] [17] heavy metal, [11 ] nu metal, [18] [19] progresif metal [20] [21] dan progresif rock. [22] [23] Malakian telah menyatakan bahwa "Kami tidak termasuk salah satu adegan" [24] dan bahwa "aku tidak suka nu-metal drop-A 7-string gitar suara; itu bukan hal, setidaknya belum ". [25] Menurut Tankian," Sejauh pengaturan dan segala sesuatu, [musik kami] adalah cukup banyak pop. Bagi saya, System of a Down bukanlah sebuah band progresif. [...] Tapi ini bukan proyek pop yang khas, jelas. Kami jelas memberikan perhatian penuh pada musik untuk memastikan bahwa itu bukan sesuatu yang seseorang dengar sebelumnya. "[26]
Band ini telah menggunakan berbagai instrumen, termasuk listrik mandolin, bariton gitar listrik, gitar akustik, ouds, sitars dan dua belas string gitar. [27] Menurut Malakian, dia sering menulis lagu dalam E ♭ tuning, yang kemudian akan berubah menjadi drop C tuning agar dapat dilakukan oleh band. [25] Malakian menyatakan bahwa "Bagi saya, drop-C tuning yang tepat di tengah-tengah. Hal ini cukup kejelasan dan suara yang kering-sebagian besar dari kita riffy hal ini dilakukan di atas dua senar, itu-tapi juga lebih tebal dan ballsier. "[25]
Band ini meliputi pengaruh musik Timur Tengah, [2] The Beatles, [2] [24] Frank Zappa [28] dan Slayer. [2] gaya musik band ini telah sering dibandingkan dengan Zappa. [22] [29] Malakian telah menyatakan bahwa "Saya seorang penggemar musik. aku tidak harus menjadi penggemar salah satu band." [30] Dolmayan menyatakan "I dont think suara kita seperti orang lain. saya anggap kami System of a Down." [31] Odadjian menyatakan "Anda dapat membandingkan kami untuk siapa pun yang Anda inginkan. aku tidak peduli. Perbandingan dan label tidak berpengaruh pada band ini. Fakta adalah fakta: Kita adalah siapa kita dan mereka adalah siapa mereka.

DISTURBED adalah band metal Amerika dari Chicago, Illinois, didirikan pada tahun 1996 ketika musisi Dan Donegan, Steve "Fuzz" Kmak, dan Mike Wengren menyewa penyanyi David Draiman. Karena pembentukan band, mereka telah terjual lebih dari 11 juta album di seluruh dunia, membuat mereka salah satu band rock terlaris terbesar dalam beberapa tahun terakhir. [5] band ini berturut-turut merilis tiga album studio yang telah memulai debutnya di nomor satu di Billboard 200; hanya enam band rock lain telah mencapai hal ini.
Awal tahun sebagai Brawl (1994-1996)
Sebelum bergabung dengan vokalis David Draiman Disturbed, mereka dikenal sebagai Brawl, sebuah band yang terdiri dari barisan Awalt Erich vokalis, gitaris Dan Donegan, drummer Mike Wengren, dan bassis Steve "Fuzz" Kmak. Awalt meninggalkan band lama setelah rekaman demo kaset dan tiga lainnya anggota melanjutkan iklan untuk seorang penyanyi. Mereka memasang iklan di publikasi musik lokal di Chicago, Illinois, yang disebut "Illinois Entertainer". [6] Draiman telah menjawab iklan setelah pergi ke audisi lain dua puluh bulan itu. [6] Sebagai gitaris Dan mengomentari Donegan Draiman, " Kau tahu, dari semua penyanyi yang kita telah berbicara dengan atau mengikuti audisi, dia [Draiman] adalah satu-satunya penyanyi yang sudah siap untuk pergi dengan aslinya. Dan itu membuat saya terkesan, hanya untuk mencoba bahwa ". [6]
Sehubungan dari Draiman menjadi penyanyi baru untuk band, Donegan berkata, "Setelah satu atau dua menit, ia hanya mulai memukul-mukul keluar melodi ini yang sangat besar ... Aku sedang bermain gitar dan aku tersenyum dari telinga ke telinga , berusaha untuk tidak menyerah begitu saja bahwa saya menyukai orang ini, Anda tahu, karena aku tidak ingin, kau tahu ... [berkata] 'Ya, kami akan menelepon Anda kembali. Kami akan, kau tahu , membahasnya. " Tapi aku sangat gembira. Dinginkan sampai tulang punggung saya. Aku seperti, 'Ada sesuatu di sini'. " Sebagai drummer Mike Wengren berkomentar, "Kami diklik langsung dari kelelawar." [6] Draiman kemudian bergabung dengan band pada 1996 dan band ini kembali bernama Disturbed. Ketika ditanya dalam sebuah wawancara mengapa ia menyarankan untuk memberi nama band Disturbed, Draiman berkata, "Sudah nama saya telah mempertimbangkan untuk sebuah band selama bertahun-tahun. Rasanya untuk melambangkan segala sesuatu yang kita sedang merasa pada saat itu. Tingkat kesesuaian bahwa orang-orang dipaksa itu sangat mengganggu kepada kami dan kami hanya berusaha untuk mendorong amplop dan nama saja agak masuk akal. "[7]
[sunting] The Sickness (1998-2000)
Artikel utama: The Sickness
Setelah kembali penamaan band, Disturbed mulai merekam beberapa demo dan bermain di live. Band ini akhirnya menandatangani kontrak dengan Giant Records. Pada tahun 2000, band ini merilis album debutnya, berjudul The Sickness, yang meluncurkan band menjadi bintang. Album ini mencapai puncaknya pada nomor dua puluh sembilan pada Billboard 200 [8] dan telah terjual lebih dari empat juta kopi di Amerika Serikat sejak dirilis. [9] Sebelum bergabung dengan Marilyn Manson tur Eropa 2001, bassis Steve Kmak tidak mampu bermain dengan band karena pergelangan kaki hancur, disebabkan oleh jatuh dari tangga darurat di luar aula Disturbed's latihan di Chicago. [10] Ia mengambil tangga darurat untuk keluar dari gedung sementara lift itu digunakan untuk memindahkan peralatan mereka di bawah. Setelah operasi sukses, dokter sangat dianjurkan bahwa Kmak melewatkan tur untuk menghindari kerusakan lebih parah kakinya. [Rujukan?] Tapi ia tampil bersama band pada tanggal 11 Januari dan 12, 2001 di Disturbed pertunjukan di Chicago. [10] Selama tur Eropa, Marty O'Brien digantikan Kmak sampai ia mampu tur lagi.
[sunting] Percaya (2001-2003)
Artikel utama: Percayalah
Pada Februari 2001, diumumkan bahwa band telah menutupi lagu "krisis setengah baya" untuk Faith No More tribute album, [11] Namun penutup tidak digunakan. [12] On June 4, 2002, Disturbed merilis DVD film dokumenter tentang band, berjudul MOL, yang menunjukkan beberapa band lebih personal saat-saat di studio dan selama tur, serta menampilkan beberapa video musik dan konser. [13] Pada tanggal 17 September 2002, Disturbed merilis album kedua mereka, berjudul Percayalah, yang debut di nomor satu di Billboard 200. [14] video musik untuk single pertama dari album, berjudul "Doa", ditarik dari sebagian besar stasiun televisi, karena itu kesamaan dengan 11 September , 2001 serangan. [15] David Draiman merekam vokal untuk sebuah lagu berjudul "Forsaken", sebuah lagu yang ditulis dan diproduksi oleh Jonathan Davis dari band Korn, dirilis di Queen of the Damned. [16]
Pada tahun 2003, band ini sekali lagi berpartisipasi dalam tur Ozzfest dan mulai lagi tur mereka sendiri, berjudul Musik sebagai Senjata II. Band-band Chevelle, akar, dan Unloco tur bersama mereka. [17] Selama tur, Disturbed debut sebuah lagu yang belum pernah dirilis, berjudul "merendahkan martabat". [18] Setelah selesai Disturbed Musik sebagai Senjata II tur, Steve Kmak dipecat oleh band karena "perbedaan kepribadian." Ia digantikan oleh John Moyer, [19] [20] yang sekarang pemain bas saat ini. Pada malam Moyer menjadi band pemain bas baru, Disturbed bermain tinggal di House of Blues dan tampil dua lagu baru, "Neraka" dan "Rakasa", yang keduanya adalah sisi B trek pada band album ketiga, Sepuluh Ribu kepalan tangan. [20]
[sunting] Ten Thousand Fists (2004-2006)
Artikel utama: Ten Thousand Fists
Terganggu album ketiga, Ten Thousand Fists, dirilis pada 20 September 2005. Album debut di nomor satu di Billboard 200, sementara juga menjual sekitar 238.000 kopi di minggu setelah rilis. [21] Album ini meraih platinum, perkapalan 1.000.000 unit, di Amerika Serikat pada tanggal 5 Januari 2006. [22 ] Band tur dengan 10 tahun dan Ill Niño untuk mendukung album. Terganggu judul Ozzfest 2006 bersama dengan Ozzy Osbourne, System of a Down, kekosongan Coil, DragonForce, Avenged Sevenfold, dan Hatebreed. [23]
Dalam wawancara dengan Launch Radio Networks, Disturbed vokalis David Draiman menyatakan bahwa dua puluh lagu-lagu yang direkam untuk album tersebut, tetapi hanya empat belas berhasil sampai ke akhir daftar lagu. [24] Sisanya lagu-lagu termasuk "Neraka", yang termasuk dalam salah satu dari dua "Stricken" single; [25] "Rakasa", yang dimasukkan sebagai pre-order iTunes bonus untuk Ten Thousand Fists [26], lalu kemudian dimasukkan dalam Ten Thousand Fists Tour Edition; "Dua Dunia", yang juga dimasukkan dalam Tour Edisi Ten Thousand Fists; dan "muak", yang termasuk dalam "Tanah Kebingungan" tunggal. [27]
Pada tahun 2006, sebuah tur Eropa dijadwalkan tetapi telah dipindahkan dua kali karena Draiman memiliki masalah dengan refluks asam berat, yang mempengaruhi suaranya. [28] Draiman berkomentar, "Saya telah mengambil Prevacid selama sekitar empat tahun dan tubuh saya membangun sebuah perlawanan ke sana, ke titik di mana itu tidak melakukan apa-apa lagi ... aku punya malam minum di London diikuti oleh siang dan malam penuh minum pada hari libur di Dublin, karena apa lagi yang bisa dilakukan di Irlandia tetapi minum? Hal itu, ditambah dengan sebuah pertunjukan di mana saya telah memantau masalah, dan aku cukup banyak menghancurkan suaraku. "[29] Kemudian pada tahun itu, Draiman menjalani operasi untuk menyimpang septum yang mempengaruhi suaranya. [29] Hal ini berhasil , dan sejak itu, Draiman telah membatasi minum di jalan. [30]
Draiman menjadi terlibat dalam berbagi file musik kontroversi dengan berbicara secara terbuka menentang RIAA's gugatan terhadap file sharing individu, walaupun perusahaan rekaman nya adalah anggota RIAA. Draiman berkomentar, "Ini bukan ilmu roket. Daripada menghabiskan semua uang ini mengajukan perkara terhadap anak-anak yang adalah orang-orang mereka berusaha untuk menjual barang-barang pada tempat pertama, mereka harus belajar bagaimana menggunakan Internet secara efektif. Untuk seniman , apanya ... Aku tidak meminta mereka untuk melindungi saya, dan saya tidak ingin perlindungan mereka. "[31] Draiman juga mengatakan NYRock:" [I'm] Sangat positif tentang internet, Napster. saya pikir ini adalah alat yang luar biasa untuk menjangkau lebih banyak orang daripada yang pernah kita bisa tanpa itu. Bila Anda melepas musik yang Anda inginkan untuk didengar oleh orang-orang ... Tidak ada yang akan melakukan yang lebih baik dari Napster. Aku tidak bisa mengatakan Anda berapa banyak anak-anak telah naik sampai ke saya dan berkata, 'saya download beberapa lagu dari Napster dan aku keluar dan membeli album .'... aku tidak benar-benar membuat uang dari penjualan rekaman pula. "[32]
Pada akhir 2006, Disturbed judul salah satu dari mereka tur sendiri bernama Musik sebagai Senjata III; Flyleaf band, Stone Sour, dan Marilyn Manson tur bersama mereka. [33] Disturbed menyelesaikan leg pertama mereka Musik sebagai Senjata III tur pada akhir 2006. [34] Segera setelah itu, Draiman menyatakan bahwa tidak ada akan kedua kaki untuk tur dan bahwa band ini bukan pergi jalan untuk mulai mengerjakan album studio mereka yang keempat. [35]
[sunting] dihancurkan dan kejadian terakhir (2007-Sekarang)
Artikel utama: tidak bisa dihancurkan
Terganggu pada 2008's Mayhem Festival di Dallas, Texas.
Pada bulan Juli 2007, lagu baru berjudul "This Moment" dirilis pada soundtrack untuk film Transformers. Campuran terganggu album keempat mereka, berjudul dihancurkan [36], di Los Angeles, California pada akhir tahun 2007. [37] Dalam sebuah wawancara sebelumnya, David Draiman mengatakan bahwa mereka akan merekam lima belas lagu, tapi hanya dua belas akan ada di album . [38]
On March 6, 2008, band ini merilis thirty sampel kedua yang baru direkam ulang versi dari lagu "Perfect Insanity" di profil MySpace mereka. Pada bulan Maret 2008, lagu itu dibuat lengkap tersedia untuk download pada situs web band, yang mengarah ke lagu menerima beberapa penyiaran radio kecil, dan band bermain itu tinggal di Kuwait selama acara MySpace Operasi khusus. [39] Hal ini kemudian ditampilkan dalam soundtrack video game WWE Smackdown! vs Raw 2009.
Single pertama dihancurkan, "Di dalam Api" dibuat tersedia pada layanan distribusi digital untuk pembelian pada tanggal 25 Maret 2008. Band juga melakukan tur di Amerika Serikat pada bulan April dan Mei 2008 dengan band-band Five Finger Death Punch dan Art of Dying. [40] The music video "Di dalam neraka" dirilis pada 2 Mei 2008 di band's official website. Terganggu sebelumnya merilis lagu gratis "Perfect Insanity" di iTunes Store sebagai single kedua pada 6 Mei 2008, dan album dihancurkan menjadi tersedia untuk pre-order untuk tanggal rilis pada 3 Juni 2008.
On May 13, 2008, Harmonix, para pengembang video game Rock Band mengumumkan bahwa mereka telah mencapai kesepakatan dengan Disturbed dan Best Buy untuk menawarkan dua lagu dari dihancurkan untuk bermain di Rock Band untuk mereka yang pra-memerintahkan album dari Best Buy's website . Pada tanggal 3 Juni 2008, Harmonix merilis tiga lagu dari dihancurkan; "dihancurkan", "Di dalam neraka", dan "Perfect Insanity". On May 12, 2009, Harmonix dirilis Stricken dan Stupify ke toko musik Rock Band. Terganggu memainkan online konser live pertama pada tanggal 29 Mei 2008. Konser ini disponsori oleh Pepsi dan Deep Rock Drive. [41] Mereka tampil di Las Vegas.
Dihancurkan dirilis di Amerika Serikat pada 3 Juni 2008 dan di Australia pada 7 Juni 2008 dan menjadi band berturut-turut ketiga nomor satu debut di Billboard 200. Khusus "Internet Saja" edisi terbatas dari album yang mencakup sisi B lagu "Run", yang membuat-of DVD dengan video instruksional, bungkus-sekitar poster, VIP laminasi, akses ke Disturbed khusus peristiwa, dan sebuah website khusus dengan eksklusif video, audio, dan lebih langka juga dibebaskan. [42] The band melakukan tur untuk mendukung "Mayhem Festival" [43] bersama Slipknot, DragonForce, dan Mastodon selama musim panas 2008. [44] Disturbed juga menyelesaikan tur Australia dan Selandia Baru melalui Agustus dan September 2008.
Pada 30 September 2008, band ini merilis iTunes-eksklusif sebuah album live berjudul Live & dihancurkan, terdiri dari lagu-lagu dari Deep Rock Drive, serta video musik untuk "dihancurkan". [45] Band ini memulai tur Eropa , dimulai di London pada Oktober 2008 dan selesai pada bulan November 2008 di Helsinki. [46] [dead link] Pada bulan November dan Desember 2008, Disturbed tur di Amerika Serikat. [47] Lagu "Di dalam neraka" dinominasikan untuk 2009 Grammy Award dalam "Best Hard Rock Performance" kategori. Pada bulan Maret 2009, Disturbed merilis sebuah video musik untuk single "The Night". [48]
Band ini memulai Musik sebagai Senjata IV wisata di Maret 2009 dan berakhir pada akhir Mei. Tur, juga dikenal sebuah "festival", menampilkan band-band Killswitch Engage, kekosongan Coil, dan Chimaira di panggung utama. [49] The band ini merilis versi sampul kedua Faith No More's song "krisis setengah baya" di album Covered, Sebuah Revolusi dalam Sound, yang juga termasuk band-band seperti Mastodon, The Used, dan Avenged Sevenfold. Sampul ini "krisis setengah baya" ini awalnya direkam untuk dihancurkan, tapi band ini memutuskan untuk tidak menyertakannya pada album.
Dalam sebuah wawancara sebelumnya, David Draiman secara singkat berbicara tentang band album studio kelima, yang menyatakan bahwa album ini akan gelap seperti tak dapat dihancurkan, jika tidak lebih gelap. [50] The band menyatakan bahwa mereka akan memakan waktu beberapa bulan lagi dan kemudian lagu-menulis untuk album berikutnya kemungkinan besar akan dimulai di akhir 2009. [51] Dalam wawancara lain dengan Mike Wengren dan John Moyer, dinyatakan bahwa, dilihat dari Draiman perasaan pada beberapa tahun terakhir hidupnya, yang Disturbed album baru akan agresif , marah, dan "keras-memukul". Wengren juga mengatakan bahwa album baru mungkin akan dirilis pada musim panas 2010. [52] Selain itu, Draiman telah mengkonfirmasi bahwa sebuah DVD adalah dalam karya, tapi tidak ada judul atau tanggal rilis telah memutuskan yet. [53] Pada bulan Juli 2009 wawancara dengan FaceCulture, Draiman menyatakan bahwa yang akan datang DVD ini akan menjadi "chronicling dekade terakhir keberadaan Disturbed. Ini dimaksudkan untuk menunjukkan pertumbuhan kami selama dekade." Dia juga berbicara lebih lanjut tentang album kelima yang akan datang: "Beberapa dari mereka [lagu riff] bahwa Danny telah datang dengan benar-benar menakjubkan. Tapi mereka hanya potongan-potongan kecil ... itu tidak bahkan di dua-tiga bagian kemajuan [belum ]. "[54]
[sunting] Maskot
Terganggu's maskot, bernama The Guy, telah tampil sebagai sepenuhnya karakter animasi di video musik "Tanah Kebingungan" dan telah muncul di sampul dua Disturbed's album, Ten Thousand Fists dan tidak bisa dihancurkan. The Guy ini awalnya hanya sebuah gambar wajah dengan seringai besar, seperti yang terlihat di belakang The Sickness album dan kemudian di video musik "Tanah Kebingungan". Setelah hanya gambar, The Guy telah menjadi maskot resmi untuk band, sepenuhnya pencipta animasi oleh Todd McFarlane Spawn.
[sunting] Gaya dan tema lirik
Diklasifikasikan oleh sebagian besar sebagai batu, [55] [56] [57] atau nu metal [58] [59] [60] [61] band, Disturbed juga dianggap oleh beberapa kritikus sebagai rock alternatif [56] [60] alternatif logam, [62] heavy metal [62] [63] [64] dan rap metal. [62] Namun, ketika ditanya tentang die-hard fans logam berat tidak menemukan Disturbed cukup berat, frontman David Draiman menyatakan:
"Kami mungkin memiliki terlalu banyak melodi terjadi atau kita tidak cukup sebagai bergolak atau kaustik. Sementara aku benar-benar mencintai jenis musik, itu bukan apa yang kita coba lakukan. Jika kita harus menempatkan sesuatu dalam konteksnya, kita lebih hard rock dari logam berat hari ini. "[65]
"Rahasianya adalah bahwa kita tidak pernah benar-benar bagian dari tren tertentu, meskipun kita pasti mendapat manfaat dari popularitas dari apa yang disebut nu-metal pada waktu itu," kata Draiman. "Kami tidak pernah memiliki atribut yang stereotip band-band itu. Kami tidak rap, ada yang terlibat ada turntable, tidak ada fusi dalam hal itu. Kami bermain, menurut pendapat saya, klasik logam. [Black] Sabat, [Iron] Maiden, [ Yudas] Imam, Metallica, Pantera: Ini adalah band yang membuat kita ingin bermain. [66]
All Music Guide resensi Bradley Torreano menggambarkan album Percayalah sebagai "mengambil jenis melompat bahwa pahlawan mereka di Soundgarden dan Pantera dilakukan setelah masing-masing catatan terobosan". [67] Ia juga menggambarkan judul lagu sebagai bergerak "dari bunyi letusan kecil yang brutal untuk paduan suara yang menyapu yang tiba-tiba berhenti dalam trek dan berubah menjadi berkelok-kelok riff yang mengingatkan pada karya James Hetfield vintage ". Percaya juga dianggap oleh beberapa kritikus untuk menjadi satu langkah menjauh dari suara logam nu ditampilkan di The Sickness, bergerak ke arah yang lebih hard rock / heavy metal suara yang dilanjutkan album berikut mereka. [68] [69] [70] [ 71]
Menurut frontman David Draiman di rumah band dokumenter MOL, lirik yang dia tulis terinspirasi oleh pengalaman hidup, persepsi, dan pengalaman aktual-nya sendiri, dan ia menyatakan bahwa ia suka untuk mempresentasikan ide-idenya dengan lirik samar. [6] Ini liris tema berkisar dari ideologi Yudeo-Kristen Surga dan Neraka, kekerasan dalam rumah tangga, bunuh diri, hubungan, perang, untuk lebih fantasi-seperti tema, seperti vampir dan setan-setan.

Nirvana adalah band rock Amerika yang dibentuk oleh penyanyi / gitaris Kurt Cobain dan bassist Krist Novoselic di Aberdeen, Washington pada 1987. Nirvana mengalami pergantian drumer, tahan terpanjang yang Dave Grohl, yang bergabung dengan band pada tahun 1990.
Dengan lead single "Smells Like Teen Spirit" dari album kedua band Nevermind (1991), Nirvana masuk ke dalam arus utama, membawa bersama dengan itu subgenre dari rock alternatif yang disebut grunge. Band-band grunge Seattle lain seperti Alice in Chains, Pearl Jam, dan Soundgarden juga telah mendapatkan popularitas, dan sebagai hasilnya, rock alternatif pada umumnya menjadi dominan genre musik di radio dan televisi di Amerika Serikat pada awal-to-mid - 1990-an. Sebagai vokalis Nirvana, Kurt Cobain mendapati dirinya disebut di media sebagai "juru bicara dari sebuah generasi," dengan Nirvana dianggap sebagai "flagship band" Generasi X. [1] Cobain merasa tidak nyaman dengan perhatian dan meletakkan fokus pada band musik, band percaya pesan dan visi artistik telah disalahtafsirkan oleh publik, menantang penonton band dengan ketiga album In Utero (1993).
Nirvana singkat berjalan berakhir dengan kematian Cobain pada bulan April 1994, tapi popularitas band ini terus berlanjut di tahun-tahun berikutnya. Pada tahun 2002, "You Know You're Right," yang belum selesai demo dari band sesi rekaman terakhir, diatapi playlist radio di seluruh dunia. Sejak mereka debut, band ini telah terjual lebih dari dua puluh lima juta album di Amerika Serikat sendiri, dan lebih dari lima puluh juta di seluruh dunia.
Awal tahun
Cobain dan Novoselic bertemu pada tahun 1985. Keduanya fans dari Melvins, dan sering mengunjungi ruang praktik band. Setelah beberapa palsu dimulai pada pembentukan band mereka sendiri, duet merekrut drumer Aaron Burckhard, menciptakan inkarnasi pertama dari apa yang pada akhirnya akan menjadi Nirvana. Cobain kemudian menggambarkan suara dari band ketika mereka pertama kali dimulai sebagai "Kelompok Empat dan Scratch Acid ripoff." [4] Dalam beberapa bulan, Burckhard dipecat dari band. Dia sementara digantikan oleh Dale Crover dari Melvins, yang bermain di demo pertama band. Dave Foster kemudian mulai singkat jabatannya sebagai drummer band.

Foo Fighters adalah band rock Amerika yang dibentuk pada tahun 1995. Penyanyi dan gitaris Dave Grohl membentuk kelompok sebagai laki-laki satu-proyek setelah pembubaran band sebelumnya, Nirvana, pada tahun 1994. Sebelum pelepasan Foo Fighters pada tahun 1995, Grohl dirancang Nate Mendel sebagai bassis, sebagai drummer William Goldsmith, dan gitaris Pat Smear sebagai kelompok untuk menyelesaikan. Tukang emas kiri selama rekaman album kedua grup, The Colour dan Shape (1997), dan diikuti keberangkatan Smear segera sesudahnya. Mereka digantikan oleh Taylor Hawkins dan Franz Stahl, masing-masing, meskipun Stahl kiri sebelum rekaman album ketiga grup, Apakah Tidak Ada Waktu untuk Menurunkan (1999).
Chris Shiflett bergabung sebagai gitaris kedua band setelah penyelesaian Apakah Tidak Ada Waktu untuk Menurunkan. Band ini merilis album keempat, Satu per Satu, pada tahun 2002. Kelompok mengikuti rilis dengan dua-disc In Your Honor (2005), yang terbagi antara akustik lagu dan materi yang lebih keras-goyang. Foo Fighters merilis album keenam, Echoes, Silence, Patience & Grace, pada tahun 2007. Selama perjalanan karier band ini, tiga dari album telah memenangkan Grammy Award untuk Best Rock Album, dan keenam telah dinominasikan untuk Grammy.
Formasi dan album perdana (1994-1995)
Dave Grohl bergabung dengan grup grunge Nirvana sebagai drummer pada tahun 1990 setelah terjadinya perpecahan Grohl band sebelumnya: Scream. Dalam rangka untuk menduduki dirinya selama tur, ia mengambil gitar dengan dia dan menulis lagu. Menahan Grohl lagu-lagu dari band, ia berkata: pada tahun 1997, "Saya kagum pada penyanyi lagu-lagu Kurt Cobain. Dan diintimidasi. Aku pikir lebih baik bahwa aku menyimpan lagu-lagu untuk diriku sendiri." [1] Sebaliknya, kadang-kadang dipesan Grohl studio waktu untuk merekam demo, dan bahkan mengeluarkan kaset dari beberapa lagu-lagu yang disebut dengan nama samaran Pocketwatch "Terlambat!" pada tahun 1992.
Cobain ditemukan tewas di rumah Seattle pada 8 April 1994, dan Nirvana kemudian dibubarkan. Grohl menerima tawaran untuk bekerja dengan berbagai seniman termasuk Melvins, yang Grohl diterima, namun hal ini tidak pernah datang ke hasil. Dia juga hampir menerima posisi permanen sebagai drummer di Tom Petty & the Heartbreakers. Akhirnya Grohl menolak dan malah masuk Robert Lang Studios pada Oktober 1994 untuk merekam dua belas dari empat puluh lagu-lagu yang ditulisnya. [2] Dengan pengecualian dari bagian gitar pada "X-Static" oleh Greg Afghan Dulli dari kaum Whig, Grohl bermain setiap instrumen dan menyanyi setiap vokal di atas rel .. [3] "Aku seharusnya hanya bergabung dengan band lain dan jadi drumer sisa hidup saya," kata Grohl kemudian. "Saya berpikir bahwa saya lebih suka melakukan apa yang tidak diharapkan aku lakukan. Aku menikmati menulis musik dan saya senang mencoba menyanyi, dan tidak ada siapa pun dapat benar-benar lakukan untuk membuat saya patah semangat." Grohl menyelesaikan album senilai materi dalam lima hari dan membagi-bagikan kaset salinan dari sesi ke teman-temannya untuk umpan balik. [2]
Nate Mendel.
